Kamis, 26 Mei 2016

Regresi Sederhana



Contoh Kasus
Seorang manajer penjualan salah satu agen sepeda motor ingin mengetahui pengaruh biaya promosi dengan jumlah unit motor yang terjual dalam beberapa tahun terakhir. Ia
menggunakan data penjualan dan biaya promosi 3 tahun terakhir untuk meramalkan penjualan berdasarkan biaya promosi yang dikeluarkan setiap bulannya. Dengan ini di dapat variabel dependen (Y) adalah volume penjualan motor dan variabel independen (X) adalah biaya promosi. Dengan ini Manajer menganalisis dengan bantuan program SPSS dengan alat analisis regresi linear sederhana. Data-data yang di dapat ditabelkan sebagai berikut:
                               
  









Hasil Output SPSS :


ANOVAb
Model
Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig.
1
Regression
9723967.129
1
9723967.129
26.347
.000a
Residual
1.255E7
34
369066.326


Total
2.227E7
35



a. Predictors: (Constant), Promosi
b. Dependent Variable: Volume_Terjual





Residuals Statisticsa

Minimum
Maximum
Mean
Std. Deviation
N
Predicted Value
5638.55
8574.23
7727.78
527.094
36
Residual
-1421.951
1343.194
.000
598.767
36
Std. Predicted Value
-3.964
1.606
.000
1.000
36
Std. Residual
-2.341
2.211
.000
.986
36
a. Dependent Variable: Volume_Terjual

Pembahasan dari diagram uji normalitas :
Sebelum memberikan interpretasi pada hasil regresi, dilakukan pengujian asumsi normalitassebagai syarat regresi. Apabila berdistribusi normal maka analisis parametrik seperti analisisregresi dapat dilanjutkan, sebaliknya apabila tidak tidak berdistribusi normal maka digunakan statistik non parametrik untuk menguji hipotesis. Pengujian normalitas ini menggunakan diagram histogram dan grafik p p-plot untuk memprediksi apakah data berdistribusi normal atau tidak.
Berdasarkan hasil uji di atas terlihat bahwa menyebar merata ke kanan dan kekiri bagian kurva normal, dan membentuk kurva normal, sehingga dapat disimpulkan residual memenuhi asumsi normalitas. Hasil pengujian dengan memperhatikan grafik p p-plot juga menunjukkan kesimpulan serupa dengan histogram. Dari tampilan di atas terlihat bahwa data data menyebar di sekitas garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal, sehingga dapat dinyatakan normal.


                
Interprestasi Regresi Sederhana :

OUTPUT 1
Lihat nilai R 0.661
Ini berarti Korelasi antara variable X dan Y 0.661

ANOVAb
Model
Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig.
1
Regression
9723967.129
1
9723967.129
26.347
.000a
Residual
1.255E7
34
369066.326


Total
2.227E7
35



a. Predictors: (Constant), Promosi
b. Dependent Variable: Volume_Terjual

Untuk melihat signifikansi persamaan regresi dapat dilihat dari nilai sig. = 0,000 dan dibandingkan dengan 𝛼 = 0,05

·         Apabila nilai sig lebih besar 𝛼 table maka persamaan garis regresi dapat digunakan untuk prediksi
·         Apabila nilai sig lebih kecil 𝛼 table maka persamaan garis regresi tidak dapat digunakan untuk prediksi










OUTPUT 3
Untuk membuat persamaan garis regresi dapat dilihat pada kolom B
Constant = 3524.855 dan Promosi 0.059
Berarti persamaan garisnya adalah y = 3524.855 + 0.059X1
Persamaan regresi tersebut mempunyai makna sebagai berikut: Konstanta sebesar 3524.855 berarti bahwa tanpa adanya biaya yang dikeluarkan untuk promosi, maka penjualan sepeda motor adalah sebesar 3,524 satuan. Jika variabel biaya promosi naik (satu juta) maka akan menyebabkan kenaikan sebesar 0.059pada penjualan sepeda motor.
Pengujian Hipotesis
Hₒ : Tidak ada pengaruh biaya promosi terhadap volume penjualan motor
H  : Ada pengaruh dan signifikan biaya promosi terhadap volume penjualan motor
Pengambilan keputusan (berdasarkan probabilitas) :
Jika P_Value lebih besar  0,05 maka Ho diterima, sedangkan jika P_Value  lebih kecildari  0,05 maka Ho ditolak.
Dari hasil uji signifikansi terlihat bahwa nilai probabilitas(P-value) adalah sebesar 0,00 lebih kecil dari 0,05 sehingga Ho ditolak. Artinya, pengaruh biaya promosi terhadap penjualan signifikan sehingga hipotesis H diterima.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar